Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Makanan tradisional dari kacang hijau – Kacang hijau merupakan salah satu biji-bijian memiliki warna hijau yang cukup dikenal masyarakat yang memiliki protein yang sangat tinggi, serta tekstur yang lembut jika dimasak.

Kacang hijau sendiri memiliki manfaat untuk tubuh, salah satunya adalah untuk melancarkan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, serta menjaga berat badan.

Dengan kandungan nutrisi yang bermacam-macam mulai dari zat besi, folat, magnesium, fosfor, kalium, kalsium sertavitamin A,B dan C.

Dari dulu masyarakat Indonesia memang cukup kreatif dalam hal mengolah bahan, begitu juga dengan mengolah kacang hijau.

Terdapat banyak sekali makanan tradisional dari kacang hijau, mulai dari jajanan khas nusantara, olahan es serta makanan berat.

Buat kalian yang penasaran apa saja makanan tradisional dari kacang hijau yang memiliki cita rasa lezat dan gampang untuk diolah, yuk langsung saja kita bahas.

Onde-onde

cara membuat onde onde

Onde-onde merupakan makanan tradisional dari kacang hijau yang khas di Indonesia, salah satu jajanan pasar satu ini sangat mudah ditemui di pasar ataupun di pinggir jalan yang dijual oleh pedagang kaki lima.

Onde-onde memiliki variasi yang cukup banyak, yang paling dikenal adalah jenis onde-onde yang terbuat dari tepung ketan dan didalamnya berisi kacang hijau.

Untuk variasi yang ada di Mojokerto memiliki nama onde-onde gandum yang terbuat dari tepung terigu dan memiliki macam-macam warna dipermukaannya yakni merah, putih, dan hijau.

Untuk membuat onde-onde ternyata cukup mudah.

Pertama-tama siapkan bahan diantaranya 500 gram tepung beras ketan, 250 gram gula pasir, 75 gram tepung beras, 150 ml air hangat, 200 gram biji wijen, 1 sendok teh garam, 1 sendok teh vanili bubuk dan minyak goring secukupnya.

Untuk isian siapkan 250 gram kacang hijau yang sudah dikupas dan sudah di rendam selama 4 sampai 5 jam, kemudian setelah di rendam lalu kukus kacang hijau hingga matang, setelah selesai tumbuk atau haluskan kacang hijau agar empuk.

Kemudian tambahkan gula, campur dengan kacang hijau yang telah dihaluskan tadi, tambahkan garam dan vanili dengan takarang setengah sendok teh, lalu aduk kembali adonan sampai tercampur rata.

Kemudian adonan tersebut dibuat bulatan kecil-kecil untuk dijadikan sebagai isian onde-onde.

Setelah membuat isian, kita lanjut dengan membuat kulit onde-onde, dengan cara mencampurkan tepung beras ketan, tepung beras, vanili dan garam.

Kemudian aduk hingga rata sampai adonan berubah menjadi kalis, setelah itu bagi adonan dengan sesuai isian kacang hijau yang telah dibuat sebelumnya.

Setelah dibagi, adonan dipipihkan satu per satu dan dibuat bentuk cekungan di tengah-tenag adonan agar isian dapat dimasukkan.

Setelah isian dimasukkan kemudian buatlah adonan menjadi bulatan dan pastikan seluruh isian tertutup dengan baik.

Kemudian tinggal menempelkan wijen ke seluruh area onde-onde, dengan cara menuangkan wijen ke piring kemudian meletakkan adonan dan mengkoyak adonan onde-onde secara perlahan, agar wijen menempel dengan sempurna.

Kemudian siapkan wijen di atas piring lalu letakkan adonan di atasnya sampai wijen menempel ke seluruh permukaan onde-onde.

Setelah itu panaskan minyak untuk menggoreng, goreng onde-onde hingga berwarna kecoklatan, kemudian tiriskan, dan onde-onde pun siap dinikmati.

Kue ku

Kue ku atau kue tok merupakan kue yang berasal dari Indonesia, dengan bentuk bulat atau oval yang dilapisi dengan kulit ketan dengan tekstur yang kenyal dan lembut yang berisi kacang hijau.

Kue yang sangat mudah ditemui pada acara hajatan ini tergolong mudah untuk dibuat.

Yang pertama siapkan bahan mulai dari 500 gram tepung ketan, 400 ml santan, 2 buah kentang yang sudah dikukus dan dihaluskan, 1 sendok the garam, pewarna makanan, daun pisang secukupnya, serta cetakan kue ku.

Untuk bahan isian, diperlukan 300 gram kacang hijau yang sudah dikupas dan dikukus, 300 gram gula pasir dan setengah sendok teh garam.

Cara pembuatannya dimulai dengan menghaluskan kacang hijau yang sudah dikukus, lalu menambkan gula dan aduk sampai merata.

Bahan isian dimasak dengan api yang sedang sampai adonan agak kering, lalu biarkan hingga dingin.

Kemudian membentuk bulatan-bulatan kecil untuk dijadikan isian.

Setelah itu campurkan kentang yang sudah dikukus dan dihaluskan dengan garam. Lalu aduk perlahan dan tuangkan santan perlahan lahan.

Kemudian aduk adonan hingga bertekstur kalis.

Jangan lupa untuk menambahkan sedikit pewarna makanan, kemudian membuat membagi adonan dengan bulatan-bulatan kecil dan jangan lupa untuk memberi isian di dalamnya.

Setelah adonan siap, siapkan terlebih dahulu cetakan.

Sebelum dicetak, olesi cetakan terlebih dahulu dengan minyak, kemudian cetak adonan sambal ditekan secara perlahan.

Setelah di cetak, kemudian siapkan daun pisang untuk dijadikan alas adonan, lalu kukus adonan sampai matang selama kurang lebih 10 menit.

Setelah dikukus, angkat kue, lalu siap untuk dinikmati.

Bakpia Pathuk

Bakpia pathuk merupakan salah satu makanan tradisional dari kacang hijau yang wajib di beli ketika berada di Yogyakarta. Bakpia pathuk biasanya disajikan sebagai camilan ringan dengan ditemani teh atau kopi hangat di pagi hari.

Bakpia pathuk berbentuk bulat pipih dan lebih umum berisi isian kacang hijau, namun ada juga sekarang yang berisi keju ataupun coklat.

Adonan bakphia pathuk terdiri dari kacang hijau rebus dan gula pasir yang dibalur dengan kulit pastry dan dipanggang sampai kecoklatan.

Untuk membuat bakpia pathok yang renyah dan empuk, ada hal yang harus diperhatikan yakni, harus membuat adonan kulit bakpia dengan ukuran atau takaran yang pas.

Kulit bakpia juga harus terbuat dari 2 adonan agar dapat menghasilkan kulit yang renyah dan empuk tetapi tidak mudah hancur.

Adonan resep kulit tidak boleh didiamkan secara lama, harus segera dicampurkan agar kulit bakpia tidak keras dan kering dan ketika selesai proses pemanggangan bakpia harus segera di tempatkan ke tempat yang tertutup.

Gandasturi

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Gandasturi merupakan salah satu makanan tradisional dari kacang hijau, jenis gorengan manis ini terbuat dari kacang hijau dan gula merah yang dibentuk bulat pipih dan dilapisi terigu.

Gandasturi memiliki tekstur yang garing diluar, namun lembut di dalam dan memiliki cita rasa yang manis dan gurih.

Namun gorengan satu itu sudah mulai sulit untuk ditemukan, untuk kalian yang ingin merasakan cita rasa gorengan manis ini, kalian bisa membuat sendiri dengan cara merebus 200 gram kacang hijau, 1200 ml air serta  2 lembar daun pandan dan setengah sendok teh vanili bubuk hingga menjadi empuk.

Kemudian tuangkan gula pasir dan garam lalu aduk hingga rata sambil memberi 100 ml santan secara perlahan, aduk hingga adonan menjadi kalis.

Setelah itu bentuk adonan menjadi bulat pipih.

Untuk membuat adonan pencelup, siapkan 100 gram tepung terigu berprotein sedang, 25 gram tepung beras, setengah sendok makan tepung sagu, dan setengah sendok teh garam dan 200 ml air.

Tuangkan semua adonan pencelup lalu aduk secara perlahan hingga rata.

Adonan yang sudah dipipihkan tadi dicelupkan ke dalam bahan pencelup lalu digoreng dengan api yang sedang hingga matang.

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Mageli

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Mageli merupakan makanan tradisional dari kacang hijau yang memiliki cita rasa pedas dan gurih yang berasal dari  Balikpapan dengan bahan utama olahan kacang hijau yang dihaluskan, kemudian digoreng,

Berikut tata cara pembuatan mageli, yang pertama siapkan 200 gram kacang hijau, rendam kacang hijau semalaman agar berubah tekstur menjadi lebih lunak.

Setelah itu siapkan 5 siung bawang putih dan 5 siung bawang merah serta 7 buah cabe rawit dan setengah sendok the ketumbar.

Haluskan seluruh bahan tersebut hingga halus, lalu masukkan ke dalam adonan kacang hijau dan aduk sampai merata.

Kemudian siapkan seledri dan daun bawang lalu potong kecil-kecil kemudian masukkan kedalam adonan dan aduk sampai merata.

Setelah itu ambil adonan dengan menggunakan sendok atau tangan kemudian ratakan hingga berbentuk bulat, kemudian goreng sampai kecoklatan.

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Gulai Kambing Kacang Hijau

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Pada umumnya olahan kacang hijau lebih banyak diolah menjadi makanan manis, namun ternyata ada salah satu jenis menu makanan tradisional dari kacang hijau yaitu gulai kambing kacang hijau.

Gulai kambing hijau merupakan salah satu hidangan yang bercita rasa unik yang popular di Jawa Timur, biasanya gulai kambing kacang hijau disajikan bersama nasi hangat atau roti canai.

Kombinasi daging kambing, kacang hijau dan aneka macam bumbu rempah membuat daya tarik tersendir, apalagi jika disantap dengan roti canai yang gurih.

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Bubur Kacang Hijau

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Salah satu makanan tradisional dari kacang hijau adalah bubur kacang hijau. Semua orang pasti sudah mengenal bubur satu ini, salah satu bubur yang mudah ditemui di berbagai warung kopi, restoran ataupun gerobak kaki lima.

Bubur kacang hijau memiliki perpaduan kacang hijau yang lembut serta gula yang manis dan santan yang gurih.

Untuk membuat bubur kacang hijau dibutuhkan 250 gram kacang hijau, 2 lembar daun pandan, 200 gram gula pasir dan setengah sendok teh garam dan 200 ml santan kental.

Cara membuatnya cukup mudah, dimulai dengan mencuci bersih kacang hijau, rendam selama semalaman, setelah direndam semalaman bersihkan lagi, lalu rebus kacang hijau dan sertakan daun pandan lalu tunggu hingga empuk

Kemudian tambahkan garam dan gula pasir, aduk hingga gula larut dan sajikan bubur kacang hijau dengan memberi santan diatasnya.

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau Kue Talam Kacang Hijau

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Kue talam kacang hijau merupakan salah satu makanan tradisional dari kacang hijau, kue khas Madura yang memiliki bahan utama kacang hijau yang direbus dan dihaluskan sampai menjadi tepung.

Kue talam kacang hijau sebenarnya hampir sama dengan bolu kukus.

Untuk cara pembuatannya pun cukup mudah yang pertama siapkan  100 gram kacang hijau yang sudah dikupas, 2 lembar daun pandan, 350 ml santan, 350 ml air, 120 gram gula pasir, 120 gram tepung tapioca, 80 gram tepung beras dan setengah sendok teh garam.

Rebus kacang hijau, air, dan daun pandan sampai empuk, setelah dingin campurkan bahan sisa lainnya, jika ingin menjadikan tekstur lebih harus dapat disaring.

Setelah itu adonan siap untuk dicetak, sebelum dicetak panaskan terebih dahulu alat pengukus dan olesi dengan mnyak.

Isi cetakan dengan adonan, jangan sampai terisi penuh, lalu kukus selama 10 menit.

Setelah itu siapkan 4 sendok makan tepung beras, 4 sendok makan tepung tapioca dan 250 ml santan kental serta 1 sendok makan gula pasir, setengah sendok the garam.

Campurkan semua bahan tersebut aduk sampai rata, kemudian tambahkan ke cetakan yang sudah berisi bahan pertama, lalu kukus selama kurang lebih 15 menit hingga matang.

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau Es Lilin Kacang Hijau

Makanan Tradisional dari Kacang Hijau

Es lilin kacang hijau merupakan salah satu es yang terkenal pada tempo dulu, banyak sekali yang menyukai salah satu jenis es ini.

Namun sekarang mulai jarang ada yang menjualnya, namun tenang saja proses pembuatan es lilin kacang hijau tergolong sangat mudah untuk dibuat.

Langkah pertama siapkan 500 gram kacang hijau, kemudian bersihkan dan rendam selama satu jam, setelah itu rebus kacang hijau dengan 1500 ml air hingga mendidih, biarkan hingga empuk.

Setelah itu, masukkan dua lembar daun pandan dan buat simpulan, masukkan juga 500 gram gula pasir, satu sachet susu kental manis dan satu sendok makan tepung maizena, kemudian aduk hingga merata.

Setelah itu diamkan hingga dingin, kemudian masukkan kedalam plastic, lalu masukkan ke dalam freezer.

Baca juga kreasi menu olahan singkong modern

Nah itulah beberapa makanan tradisional dari kacang hijau yang wajib untuk dicoba.

Tinggalkan komentar